Melayani Dengan Nurani

IA

20 Oktober 2016

Penting untuk Programmer Pemula: Soal Jawab Variabel Serta Uraiannya.

Dengan membaca artikel ini diharapkan pembaca paham :
  1. Pengertian variabel
  2. Jenis variabel
  3. Operasi matematika pada  variabael



Penting untuk memahami apa itu variabel dalam bahasa pemrogaman (apapun).

Contoh:

1. jika A= 5 dan B = 7, berapakah nilai A+B, berapa A/B dan berapa A-B ?

2. jika A= 7 dan B = 5, berapakah nilai A+B, ber
apa A/B dan berapa A-B ?

Jawabannya

1 A+B = 5 + 7 =12 A/B = 5/7 dan A-B=5-7=-2

2 A+B = 7+ 5 =12 A/B = 7/5 dan A-B=7-2= 2

Mudah bukan !

Dari contoh sederhana di atas, A dan B itu dinamakan "variabel".

Sedangkan angka 5 dan 7 disebut "nilai" suatu variabel.

Kemudian tanda matematika + / - * dsb disebut operator (matematika).

Khusus untuk tanda = istilahnya disebut (operator) penugasan atau assiginment.

Jadi apa yang dimaksud variabel itu ?

Variabel adalah suatu siimbol untuk menapung suatu nilai/angka atau besaran tertentu atau sesuatu yang mempunyai makna/arti.

Isi dari suatu variabel tidak selalu angka atau bilangan namun dapat juga berupa teks, gambar atau video.
Contoh variabel yang isinya teks :

Nama = "Asep Kopral"
Alamat = "Cijambe Kolot"

Nama dan Alamat adalah variabel yang isinya berupa teks.

Catatan penting!

Untuk membedakan variabel dengan isi variabel teks maka isi variabel tersebut biasanya diberikan tanda awal " dan akhir " ada juga yang memberi tanda awal ' dan akhir ' .

Penulisan akan salah kalau menulis suatu variabel sebagai berikut.

Nama = Juju Jamhari
Alamat = Bantar Ujeg

Seharusnya yang benar adalah sbb

Nama = "Juju Jamhari"
Alamat = "Bantar Ujeg"


Ada beberapa persyaratan standar pada pembuatan atau penulisan suatu variabel.

1. Tidak boleh diawali dengan angka atau simbol tertentu

Contoh salah : 9ciri, _muda,

2. Tidak boleh ada spasi (pemisah)

Contoh salah: naik kelas, bola sepak

3. Tidak boleh sama dengan sintak/perintah dalam suatu pemrograman

Contoh salah : If then else loop write end dsb

Isi dari suatu variabel itu dinamakan DATA.

Data itu tipe nya berbeda-beda, seperti dicontohkan di atas, ada tipe angka/numerik, teks atau string, boolean, alphanumerik, date(tanggal), dsb. Numerik dibagi lagi ke dalam beberapa jenis misal : integer, desimal dsb.

Karena itu saat membuat variabel tertentu harus dideklarasikan/ ditetapkan terlebih dahulu jenis dari suatu variabel yang akan dibuat, apakah numerik /integer, atau teks/string dsb sesuai dengan jenis nilai/isi variabel tersebut .

Langkah awal pemrograman dimulai dari tahap dasar ini, dilanjut dengan pemahaman logika serta algoritma.

Logika secara tekstual bisa dikatakan sebagai cara membandingkan, mempersamakan, atau membedakan satu atau lebih dari suatu variabel yang berisi satu nilai tertentu.

Secara matematis berupa penggunaan simbol-simbol berbentuk seperti : <, >, !=, == , <= , =>

Algoritma adalah urutan langkah-langkah atau model perhitungan secara sistematis dan logis untuk mecari solusi pada suatu masalah.

Beriikut contoh soal dan jawaban yang berkaitan dengan variabel, logika dan algoritma.

Contoh Soal tukar posisi antar 2 variabel.

Ada dua buah gelas sebut saja gelas A dan gelas B. Gelas A berisi kopi dan gelas B berisi susu.

Bagaimana caranya agar isi dari gelas A isinya jadi susu dan gelas B isinya jadi kopi ?

Untuk memecahkan persoalan ini maka perlu ada gelas C yang kosong sebagai variabel pembantu.

Langkah yang ditempuh jadi sebagai berikut:

Pindahkan isi kopi gelas A ke dalam gelas C. (Artinya gelas A sekarang jadi kosong dan C berisi kopi).

Pindahkan isi susu gelas B ke gelas A(artinya gelas B sekarang kosong dan gelas A berisi susu)

Terakhir Pindahkah isi gelas kopi C ke dalam gelas B. ( Artinya gelas B sekarang berisi kopi.)

Dengan demikian kondisi sekarang gelas A berisi susu dan gelas B kopi.

Selesai



Dalam notasi algoritma

A = "kopi"

B = "susu"

C = ““

C = A

A = B

B = C



Maka isi gelas sekarang

A = "susu"

B = "kopi"



Langkah di atas bisa dengan jalan lain yaitu isi gelas B dimasukan terlebih dulu ke alam gelas kosong C dengan hasil akhir yang sama.



A = "kopi"

B = "susu"

C = ““

C = B. (Gelas C berisi susu dan B kosong)

B = A. (Gelas B berisi kopi dan A kosong)

A = C. (Gelas A berisi susu dan C kosong)



Maka isi gelas sekarang adalah

A = "susu"

B = "kopi"



0 comments:

Posting Komentar

Nuhun sudah komentar