Melayani Dengan Nurani

IA

13 Juni 2019

Humanoid dan Teknologi 5-G

Humanoid pertama bernama Sophia, berjenis kelamin “wanita”. Ia mempunyai kecerdasan buatan (Arificial Intelgent) dan terkoneksi dengan Search Engine Google .



Keterhubungan ini menyebabkan apapun pertanyaan yang diajukan mengenai segala data atau informasi, ia dengan mudah dapat menjawabnya secara cepat karena dibantu dengan kecepatan upload dan download data via algoritma Search Engine Google dan tekonologi 5-G.

Kecerdasan yang dimaksud adalah kemampuan mengambil keputusan dari berbagai kemungkinan yang ada atau dapat terjadi.

Untuk ilustrasi apa itu kecerdasan artificial, pernah mendengar bagaimana “Deep Blue” mesin IBM dapat mengalahkan juara Catur dunia Gerry Kasparov ? .

Secara matematis untuk melangkahkan bidak-bidak catur adalah merupakan serangkaian keputusan terbaik yang didasarkan aturan logika agar mencapai tujuan menduduki petak-petak musuh, dan membunuh Raja lawannya. Padahal kemungkian melangkah bidak catur itu probabilitasnya mencapai jutaan kemungkinan.

Suatu saat kelak, akan didapati Humanoid-humanoid yang terhubung dengan jaringan internet dan bekerja serta tunduk pada penciptanya, manusia. Mungkin juga suatu saat, dengan kecerdasan artificialnya ia akan memberontak kepada penciptanya.

Bayangkan suatu ketika akan tercipta Humanoid yang berjenis kelamin "Laki-laki" dan dalam chipnya dibuat karakter untuk membunuh penciptanya karena "merasa" dirinya dijajah olah penciptanya.

Bagi yang sudah pernah nonton film Terminator Judgement Day, atau The Matrix maka fiksi-sains tersebut sebentar lagi sepertinya akan menjadi kenyataan. Manusia melawan mesin.


Reactions:

0 comments:

Posting Komentar

Nuhun sudah komentar