Melayani Dengan Nurani

IA

Berubah tanpa ilmu adalah perubahan sia-sia

Yang abadi dalam kehidupan di dunia adalah perubahan, dengan ilmu perubahan menjadi terarah.

Orang cerdas itu adalah orang yang berencana untuk besok hari

Maka disiplin adalah bagian dari rencana.

22 April 2020

KURIKULUM MERDEKA 2021 : PENGGANTI KURIKULUM 13

Merdeka belajar oleh Mendikbud Nadiem Makarim sudah diancang-ancang  sejak dari awal pengangkatan beliau jadi mentri.

Adapun bagaimana bentuk dan perumusannya masih digodog, entah formula dan bentuknya mau seperti apa.

Mungkin ada sedikit kluenya, yaitu soal IoT (Internet of Thing). Berkaitan dengan pemberdayaan  pembelajaran melalui internet.

Arahnya jelas ke arah itu karena beliau adalah penggagas OJOL yang menggantikan ojeg pangkalan. Ojol merupakan aktivitas antar atau jemput dengan memanfaatkan jaringan dan google map untuk segala macam transportasi.

Apapun kurikulum pendidikan, seperti yang dikemukakan oleh pakar kurikukum dan pengawas nasional bpk  Nanang,  intinya adalah kembali ke trilogi pendidikan yaitu soal taksosomi  Bloom: kognotif, afektif, dan psikomotorik bagi siswa.

Sederhananya kurikulum itu dibuat berkaitan erat  dengan bagaimana transformasi pengetahuan, sikap 'attitude' dan keterampilan atau 'skill' dari guru ke siswa

Teknis atau aplikasi dari taksonomi Bloom inilah yang memunculkan berbagai bentuk atau model kurikulum.

Dari tahun 1947 sampai tahun 2015 di Indonesia sudah ada 11 jenis kurikulum.

1. Kurikulum 1947 atau Rentjana Pelajaran 1947

Rentjana Pelajaran meskipun disusun pada tahun 1947 baru dilaksanakan pada tahun 1950, dan memakai istilah bahasa Belanda Leerplan yang artinya rencana pelajaran. Asas pendidikan yang ditetapkan adalah Pancasila dan arah pendidikan lebih bersifat politis, dari orientasi pendidikan Belanda ke kepentingan nasional.

Pendidikan di masa ini lebih menekankan pada pembentukan karakter manusia Indonesia yang merdeka, berdaulat, dan sejajar dengan bangsa lain di dunia. Fokusnya tidak menekankan pendidikan pikiran, melainkan hanya pendidikan watak, kesadaran bernegara dan bermasyarakat. Materi pelajaran dihubungkan dengan kejadian sehari-hari, perhatian terhadap kesenian dan pendidikan jasmani.

2. Kurikulum 1952 atau Rentjana Pelajaran Terurai 1952

Merupakan penyempurnaan rencana pelajaran sebelumnya yang merinci setiap mata pelajaran sehingga dinamakan Rentjana Pelajaran Terurai 1952 dan sudah mengarah pada suatu sistem pendidikan nasional. Rencana pelajaran ini memiliki ciri yaitu setiap pelajaran dihubungkan dengan kehidupan sehari-hari. Silabus mata pelajaran menunjukkan secara jelas seorang guru mengajar satu mata pelajaran.

3. Kurikulum 1964 atau Rentjana Pendidikan 1964

Merupakan penyempurnakan dari rencana pendidikan sebelumnya dan diberi nama Rentjana Pendidikan 1964. Ciri-cirinya pemerintah mempunyai keinginan agar rakyat mendapat pengetahuan akademik untuk pembekalan pada jenjang SD sehingga pembelajaran dipusatkan pada program Pancawardhana, yaitu pengembangan moral, kecerdasan, emosional atau artistik, keparigelan (keterampilan), dan jasmani.

4. Kurikulum 1968

Rentjana Pendidikan 1964 yang dicitrakan sebagai produk Orde Lama kemudian diganti dengan kurikulum baru yang bersifat politis dengan tujuan membentuk manusia Pancasila sejati, kuat, dan sehat jasmani, mempertinggi kecerdasan dan keterampilan jasmani, moral, budi pekerti, dan keyakinan beragama.

Cirinya yaitu bermuatan materi pelajaran bersifat teoritis, tidak berkaitan dengan permasalahan faktual di lapangan, menitik beratkan pada materi apa saja yang tepat diberikan kepada siswa di setiap jenjang pendidikan, isi pendidikan diarahkan pada kegiatan mempertinggi kecerdasan dan keterampilan, serta mengembangkan fisik sehat dan kuat.

5. Kurikulum 1975

Lahir karena pengaruh konsep di bidang manajemen MBO (management by objective) yang menekankan pendidikan lebih efektif dan efisien. Metode, materi, dan tujuan pengajaran dirinci dalam Prosedur Pengembangan Sistem Instruksional (PPSI) yang dikenal dengan istilah satuan pelajaran, yaitu rencana pelajaran setiap satuan bahasan.

6. Kurikulum 1984

Disebut juga sebagai “Kurikulum 1975 disempurnakan” yang mengusung pendekatan proses keahlian. Meski mengutamakan pendekatan proses, tapi faktor tujuan tetap penting. Posisi siswa ditempatkan sebagai subjek belajar yang melakukan berbagai aktifitas mulai dari mengamati sesuatu, mengelompokkan, mendiskusikan, hingga melaporkan. Model ini disebut Cara Belajar Siswa Aktif (CBSA).

7. Kurikulum 1994 dan Suplemen Kurikulum 1999

Merupakan perpaduan sebelumnya, terutama tahun 1975 dan 1984. Disebabkan oleh beban belajar siswa dinilai terlalu berat dan super padat, dari muatan nasional sampai muatan lokal seperti misalnya bahasa daerah, kesenian, keterampilan daerah, dan lain-lain; perpaduan antara tujuan dan proses ini dinilai belum berhasil sehingga banyak kritik berdatangan.

8. Kurikulum 2004 atau KBK (Kurikulum Berbasis Kompetensi)

KBK merupakan suatu program pendidikan berbasis kompetensi yang harus mengandung tiga unsur pokok, yaitu pemilihan kompetensi sesuai, spesifikasi indikator-indikator evaluasi untuk menentukan keberhasilan pencapaian kompetensi, dan pengembangan pembelajaran.

KBK memiliki ciri-ciri yaitu menekankan pada ketercapaian kompetensi siswa baik secara individual maupun klasikal, berorientasi pada hasil belajar dan keberagaman, kegiatan belajar menggunakan pendekatan dan metode bervariasi, sumber belajar bukan hanya guru, tetapi juga sumber belajar lainnya yang memenuhi unsur edukatif.

9. Kurikulum 2006 atau KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan)

Pada dasarnya sama dengan tahun 2004. Perbedaannya terletak pada kewenangan dalam penyusunannya, yaitu mengacu pada jiwa dari desentralisasi sistem pendidikan. Disini pemerintah pusat menetapkan standar kompetensi dan kompetensi dasar dan guru dituntut mampu mengembangkan sendiri silabus dan penilaian sesuai kondisi sekolah dan daerahnya.

10. Kurikulum 2013

Memiliki tiga aspek penilaian, yaitu aspek pengetahuan, aspek keterampilan, dan aspek sikap dan perilaku. Memiliki ciri yaitu dalam materi pembelajarannya terdapat materi yang dirampingkan dan materi yang ditambahkan. Materi yang dirampingkan ada di materi Bahasa Indonesia, IPS, PPKn, dsb., sedangkan materi yang ditambahkan adalah Matematika.

11. Kurikulum 2015

Merupakan tahap penyempurnaan dari tahun 2013 namun Ujian Nasionalnya ternyata menggunakan KTSP yang merupakan produk kurikulum tahun 2006.

Dengan munculnya Covid-19 maka terjadi kekacauan (chaos) dalam pelaksanaan kurikulum.

Kurikulum terpaksa berubah ke arah pembelajaran DARING. Melalui penggunaan internet.

Kedepannya IMHO, seperti yang disarankan oleh Bill Gates, untuk usaha di segala bidang termasuk dunia pendidikan, salah satunya adalah dengan memberdayakan Youtube.

Artinya kelak setiap guru wajib mempunyai  channel di Youtube alih-alih sebagai pengganti tatap muka di kelas yang dapat dilakukan secara 'life' maupun secara 'reccording'.

Setiap guru kelak diwajibkan untuk menguasai Simulasi Digital.

Guru wajib embuat presentasi digital yang menarik untuk dikirim dalam jaringan di berbagai server yang ada.

Siswa dapat belajar dengan prinsip "learning by doing, learning by example, learning by passion dan learning by yourself"  bertatap muka dengan guru dalam jaringan.

Keunggulan Kurikulum 2021

Untuk Mapel yang ada materi kognotifnya,  siswa dapat  belajar di rumah atau dimana saja ia berada asal terkoneksi dengan internet, materinya sudah disediakan oleh guru  di jaringan.

Sekolah tinggal menyiapkan sarana dan prasarana perangkat keras dan sistem jaringan yang handal.

Sekolah mendapat alokasi waktu yang lebih banyak  untuk Mapel yang memuat  pelajaran yang mengandung unsur
afektif dan psikomotorik seperti olah raga, kesenian, pramuka, agama dan budi pekerti dsb.

Begitulah kemungkinan bentuk kurikulum 2021: belajar merdeka dan merdeka belajar.

20 April 2020

Catatan Harian H+ 21 Nasib Peramal Milenial

Oleh :  Gus Manz

Pada tahun 1999 silam, 21 tahun yang lalu pendiri sekaligus ikon dunia teknologi Bill Gates sempat menulis sebuah buku bertajuk `Business @ the Speed of Thought.` Dalam buku itu, Gates membuat 6 ramalan terkait perkembangan industri teknologi di masa depan.

Dan luar biasanya, seorang mahasiswa bisnis bernama Marcus Kirjonen di dalam blog-nya berhasil membuktikan bahwa seluruh ramalan orang terkaya di dunia itu 100% terwujud di era sekarang ini. 

Berikut 6 ramalan perkembangan industri teknologi Gates yang saat ini menjelma menjadi kenyataan.

1. Membandingkan harga produk via internet

Gates memprediksi bahwa nantinya akan semakin banyak orang yang sebelum membeli sebuah produk, mereka akan lebih dulu mencari informasi harganya di situs-situs internet. Orang-orang akan membandingkan harga untuk mencari yang termurah.

Dan kenyataannya sekarang memang itu yang dilakukan banyak orang. Sebelum berbelanja umumnya kita

2. Perangkat mobile

Gates meramalkan semua orang akan membawa perangkat komputer kecil kemanapun mereka pergi. Dan memang terbukti. Saat ini hampir semua orang memiliki smartphone, tablet, atau bahkan sekedar ponsel fitur yang kesemuanya terkoneksi dengan jaringan internet.

3. Keuangan digital
Gates meyakini sistem keuangan online akan menjadi sektor bisnis yang tak bisa terhindakan seiringan dengan pertumbuhan internet. Faktanya kini memang uang virtual menjadi salah satu lini bisnis yang sedang berkembang. Selain itu, perbankan online pun telah menjadi suatu kewajiban saat ini.

4. Internet of Things
Gates sangat percaya bahwa internet akan menghubungkan banyak orang dan banyak perangkat. Konsep internet of things, menurut Gates, sudah menjadi tren yang `wajib` dituruti karena kondisi dan perkembangan dunia teknologi yang memang mendukungnya. Saat ini pun faktanya sudah banyak vendor yang bergerak ke arah itu. Internet tidak hanya tersedia di komputer atau perangkat mobile, tapi juga sudah merambah peralatan rumah tangga dan alat transportasi.

5. Media sosial
Gate di dalam bukunya menuliska, "situs pribadi yang dikelola oleh pengguna dan untuk berbagi dengan teman-teman akan membuat banyak orang terkoneksi". Ramalan Gates tersebut terwujud dalam bentuk media sosial. Ya, Facebook, Twitter, dll adalah situs pribadi seseorang tempat mereka menaruh status, berdiskusi, hingga berbagi informasi.
6. Rekrutmen online
Menurut Gates kala itu, orang-orang akan semakin mudah menemukan pekerjaan dan `menjajakan` dirinya secara online. Dan terbukti, situs pencarian kerja (job list) dan situs-situs berbasis profesional menjamur bermunculan.

Gates meninggalkan posisi CEO-nya pada tahun 2000, menyerahkan kendali perusahaan kepada Steve Ballmer untuk mencurahkan lebih banyak waktunya ke yayasan amal.
.
Dulunya William H. Gates adalah seorang pria muda nan lugu ketika ia dan Paul Allen mendirikan Microsoft pada tahun 1975.

Gates dibesarkan di Seattle .  Ayahnya William adalah seorang pengacara dan almarhum ibunya Mary adalah seorang guru sekolah dan ketua dari United Way International.

Dia mulai memprogram komputer selagi masih berusia 13 tahun, dan sejak itu jatuh cinta dengan mesin komputer.

Salah satu kisah motivasi Gates fokus dengan pemrograman komputer ialah ia ingin berada di kelas yang sebagian besar terdiri dari perempuan.

Dengan restu orang tuanya, Gates keluar dari Harvard untuk memulai "Micro-soft" dengan teman masa kecilnya, Allen.

Sewaktu masih CEO Bill Gates telah pula meramalkan akan adanya komputer yang dipakai di rumah-tangga, menggantikan mesin komputer besar.   Ramalan ini terwujud menjadi kenyataan dan
ketika pasar komputer pribadi tumbuh, Microsoft menjadi perusahaan perangkat lunak top dunia

Ramalan Bill Gates di  tahun 2015 yang menjadi kenyataan sekarang adalah  soal serangan virus.  Bill Gates mengungkapkan prediksinya melalui TED Talk pada 2015 yang berjudul "The next outbreak? We're not ready."

Resiko keterampilan meramalkan masa depan di suatu sisi berdampak pada anugrah kekayaan yang melimpah, namun ramalan buruknya soal virus mengakibatkan ia mendapat tuduhan sebagai orang yang ingin memanfaatkan keuntungan dari bisnis industri .

Korban Covid-19 yang begitu besar melanda Amerika, yang saat artikel ini ditulis sudah terjadi korban jiwa mencapai sekitar 27.000 orang!

Akibat dari ramalannya muncul sebuah petisi untuk menyelidiki Bill Gates untuk "kejahatan terhadap kemanusiaan" dan "malpraktik medis".  Petisi ini telah memperoleh 289.000 tanda dari warga yang peduli  terhadap virus ini, hampir tiga kali lipat dari jumlah yang diperlukan untuk mendapat tanggapan dari Gedung Putih.

Dalam jangka waktu sepuluh hari saja  petisi itu  telah mencapai ribuan penandatangan  mungkin kelak akan mencapai setengah juta tanda tangan.

Petisi "We  the people" – yang menandatangani  petisi itu - meminta pemerintah federal untuk meminta Kongres untuk menyelidiki Bill dan Melinda Gates Foundation, yang menyatakan bahwa "Kongres dan semua Badan terkait lainnya agar tidak mengabaikan  dalam tugas penyelidikan ini secara  menyeluruh  se tuntas-tuntasnya. "

Seperti yang dijelaskan oleh situs web “We the People” Gedung Putih, platform petisi memberdayakan setiap warga negara Amerika “untuk menjadi agen perubahan” - dan, jika sebuah petisi memperoleh 100.000 tanda tangan dalam 30 hari, Gedung Putih akan “memastikan ia masuk depan ahli kebijakan yang tepat ”.

“We the People adalah platform yang memberdayakan publik Amerika untuk mengambil tindakan ini tidak seperti sebelumnya - ini adalah cara bagi siapa saja, di mana saja, untuk berbicara langsung kepada pemerintah dan menjadi agen perubahan.

Robert F. Kennedy Jr., keponakan mantan Presiden John F. Kennedy, juga dengan tajam mengkritik Gates karena apa yang ia gambarkan sebagai “keyakinan mesianis bahwa ia ditahbiskan untuk menyelamatkan dunia dengan teknologi.”

“Vaksin, untuk Bill Gates, adalah filantropi strategis yang memberi makan banyak bisnisnya yang berhubungan dengan vaksin (termasuk ambisi Microsoft untuk mengendalikan perusahaan ID vac global) dan memberinya kontrol diktator atas kebijakan kesehatan global — ujung tombak neo-imperialisme korporat, ”

 Kennedy Jr. menulis. “Obsesi Gates terhadap vaksin tampaknya dipicu oleh keyakinan mesianis bahwa ia ditahbiskan untuk menyelamatkan dunia dengan teknologi dan kemauan seperti dewa untuk bereksperimen dengan kehidupan manusia yang lebih rendah.

Tidak selamanya menjadi peramal  yang  jitu itu menguntungkan secara pribadi.   Hikmahnya adalah janganlah meramal hal-hal yang buruk, karena apabila menjadi kenyataan maka ramalan itu akan merugikan dirinya sendiri. 

3 April 2020

CATATAN HARIAN H+17 Jaga Jarak dan Perasaan

"Keep distance" bhs inggrisna.
Meureun.

Jaga jarak itu penting untuk menjaga kebahagiaan dan keselamatan diri.

Dalam berkendaraan jika tidak dapat menjaga jarak maka bila ada insiden seperti tabrakan maka yang salah adalah yang tidak dapat menjaga jarak menurut UU Lakalintas.

Ada yang terlewat dari anjuran pemerintah dalam menyikapi endemi Corona, selain "social distance" dan "physical distance" adalah "feeling distance"( jaga perasaan, jaga hati, jaga emosi , jaga privacy).

Soal perasaan, ada yang mengatakan bahwa  "dalamnya laut dapat diduga dalamnya hati siapa yang tau".

Jadi perasaan itu apa sih? Perasaan merupakan hasil konstruksi sosial dimana seseorang itu hidup, merupakan resultante dari berbagai pengaruh adat- budaya, politik didikan ortu, bacaan dsb.

Secara ilmu psikologi : Perasaan dan emosi pada umumnya disifatkan sebagai keadaan (state) yang ada pada inividu atau organisme pada suatu waktu. Menurut Chaplin (1972) perasaan adalah keadaan atau state individu sebagai akibat dari persepsi sebagai efek  stimulus baik external maupun internal.

Mirip momentum dalam ilmu fisika.

Ekspresi seseorang dapat dilihat dari bagaimana seseorang dalam  berujar dan mengeluarkan pendapat.

Berekpresi Itu merupakan hak warga negara yang dijamin UU dan konvensi HAM PBB.

Ujaran atau ekpresi seseorang kadang dapat menyinggung perasaan orang lain.

Apakah dapat dipidanakan?

Menurut UU ITE ekspresi seseorang dapat dihukum karena mengandung ujaran kebencian.

 Lengkapnya sebagai berikut.
Ketentuan Pasal 28 ayat (2) UU ITE sendiri berbunyi  sebagai berikut: “Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan *rasa kebencian* atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA

Ada yang mengatakan bahwa pasal ini pasal karet karena *rasa kebencian* itu dasarnya alami dan individual standarnya tidak jelas.

 Tiap orang mempunyai selera atau rasa sendiri-sendiri.

Pasal 28 (2) ini bisa disalahgunakan oleh penguasa untuk menangkap oposisi  ketika berekspresi yang berisi  ketidak sukaan pada penguasa.

Jadi IMHO, perlu dikoreksi pada pasal itu sebagai berikut:

Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan *data yang tidak sesuai dengan fakta*  yang ditujukan untuk menimbulkan atau dapat menimbulkan *rasa kebencian* atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA)

Perlu dikoreksi UU ITE itu karena ada kekeliruan pada pengertian *informasi*,  padahal informasi itu berbeda dengan data atau fakta.

Hasil olah data itu namanya informasi (data yang mempunyai nilai ekonomis).

Dengan demikian, penguasa menjadi tidak dapat sewenang
-wenang menggunakan pasal itu untuk menangkapi para oposisi.

Demikian pula oposisi tidak akan sewenang-wenang dalam berekpresi menyebarkan opini yang tidak berdasar data atau fakta.

*Al-Maidah ayat 8*

 " _Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali *kebencianmu* terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan._"