Melayani Dengan Riang Gembira

dan DOA

Cari di Blog Ini

1 Oktober 2020

Mengkonfigurasi File Server

A. Kompetensi Dasar


3.5.1 Menjelaskan konsep File Server
3.5.2 Menentukan cara konfigurasi File Server

4.5.1 Melakukan konfigurasi File Server
4.5.2 Menguji hasil konfigurasi File Server
4.5.3 Membuat laporan konfigurasi File Server

B. Tujuan Pembelajaran


Kegiatan belajar2 ini, diharapkan peserta dapat :

Memilih dan memahami pengertian dan fungsi File Server
Menginstalasi File Server pada debian 8.0
Mengkonfigurasi File Server
Menguji dan mengaplikasikan File Server

C. Indikator


3.1.1 Menjelaskan konsep File Server
3.1.2 Menentukan cara konfigurasi File Server

4.1.1 Melakukan konfigurasi File Server
4.1.2 Menguji hasil konfigurasi File Server 
4.1.3 Membuat laporan konfigurasi File

D. Uraian Materi dan Kegiatan Pembelajaran

Pengertian File Server 

File Server merupakan Sebuah layanan tempat penyimpanan file dengan terpusat dalam sebuah mesin/ komputer. 

Perbedaan antara File server dan FTP :
  1. File Server adalah sebuah komputer yang terpasang dalam sebuah jaringan yang memiliki tujuan utama untuk menyediakan lokasi untuk akses disk yang digunakan untuk berbagi penyimpanan file computer yang dapat di akses oleh workstation/ client. Fitur di File Server lebih lengkap
  2. FTP Adalah Suatu Protokol yang berfungsi untuk tukar-menukar file dalam suatu jaringan yang menggunakan TCP. Fitur di FTP masih kurang lengkap dibanding File Server

Dalam Sistem Operasi Server Windows dikenal dengan istilah  File Server Resource Manager (FSRM)


File Server Resource Manager (FSRM) adalah layanan peran di Windows Server yang memungkinkan untuk mengelola dan mengklasifikasikan data yang disimpan di server file. kita dapat menggunakan File Server Resource Manager untuk secara otomatis mengklasifikasikan file, melakukan tugas berdasarkan klasifikasi ini, mengatur kuota pada folder, dan membuat laporan yang memantau penggunaan penyimpanan.

File Server Resource Manager mencakup beberapa fitur berikut :

Quota Management Berfungsi membatasi ruang yang diizinkan untuk volume atau folder, dan secara otomatis diterapkan ke folder baru yang dibuat pada volume. kita dapat menentukan templat kuota yang dapat diterapkan ke volume atau folder baru. penggunaan Quota ada 2 yaitu :

Hard Quota, digunakan untuk membatasi kuota tanpa ada tolerasi penambahan file sehingga melebihi batas yang ditentukan. jika data atau file sudah terpenuhi maka akan ada notifikasi bahwa volume melebihi batas dari quota yang terpakai

Soft Quota, apabila batas ini dilewati maka sistem akan menampilkan pesan peringatan bahwa file yang akan ditambahkan melewati kuota yang telah ditentukan. Namun, file tersebut tetap dapat ditambahkan tapi tetap tidak dapat melewati batas Hard Quota .

File Classification Infrastructure Berfungsi memberikan wawasan ke dalam data kita dengan mengotomatisasi proses klasifikasi sehingga dapat mengelola data kita lebih efektif. kita dapat mengklasifikasikan file dan menerapkan kebijakan berdasarkan klasifikasi ini.

Contoh kebijakan termasuk kontrol akses dinamis untuk membatasi akses ke file, enkripsi file, dan kedaluwarsa file. File dapat diklasifikasikan secara otomatis dengan menggunakan aturan klasifikasi file atau secara manual dengan memodifikasi properti dari file atau folder yang dipilih.

File Management Task Berfungsi untuk menerapkan kebijakan atau tindakan bersyarat untuk file berdasarkan klasifikasi mereka. Kondisi dari tugas manajemen file termasuk lokasi file, properti klasifikasi, tanggal file dibuat, tanggal modifikasi terakhir dari file, atau terakhir kali file itu diakses. Tindakan yang dapat diambil tugas manajemen file mencakup kemampuan untuk menghapus file, mengenkripsi file, atau menjalankan perintah khusus.

File Screening Managent Berfungsi membantu kita mengontrol jenis file yang dapat disimpan pengguna di server file. Kita dapat membatasi ekstensi yang dapat disimpan pada file bersama. Misalnya, kita dapat membuat Screening file yang tidak memungkinkan file dengan ekstensi MP3 untuk disimpan di folder bersama pribadi di File server.

Storage Reports
Befungsi membantu kita mengidentifikasi tren dalam penggunaan disk dan bagaimana data kita diklasifikasikan. kita juga dapat memantau sekelompok pengguna terpilih untuk mencoba menyimpan file yang tidak sah.

Perintah Dasar Linux


Command Line Interface (CLI) adalah sebuah mekanisme untuk berinteraksi dengan sistem operasi komputer atau perangkat lunak dengan mengetikkan perintah untuk melakukan tugas-tugas tertentu. Seperti halnya bila kita mengetikkan perintah di DOS, command line atau baris perintah di Linux juga diketikkan di prompt dan diakhiri dengan menekan tombol Enter pada keyboard untuk mengeksekusi perintah tersebut.


Baris perintah merupakan cara yang lebih efisien untuk melakukan sesuatu pekerjaan. Oleh karena itu pemakai Linux tetap mengandalkan cara ini untuk bekerja. Sebaiknya siswa juga harus mengetahui dan sedikitnya pernah menggunakan perintah baris ini karena suatu saat pengetahuan akan perintah-perintah ini bisa sangat diperlukan.


Sebagai panduan Anda, berikut adalah daftar perintah secara alfabet. Sebenarnya, siswa dapat saja menekan tombol tab dua kali untuk melihat semua kemungkinan perintah yang dapat digunakan. Misalnya Anda ingin mengetahui perintah apa saja yang dimulai dengan huruf a, maka Anda cukup mengetikkan a lalu tekan tab dua kali.


Daftar perintah berdasarkan urutan alfabet:

adduser:Perintah adduser digunakan untuk menambahkan user.

Biasanya hanya dilakukan oleh root untuk menambahkan user atau account yg baru. Setelah perintah ini bisa dilanjutkan dengan perintah passwd, yaitu perintah untuk membuat password bagi user tersebut. Contoh:
#adduser [nama user]
#passwd [pasword user]

alias:Digunakan untuk memberi nama lain dari sebuah perintah. Alias digunakan untuk memudahkan agar tidak harus mengetikkan perintah yang panjang, tapi cukup aliasnya saja.

$alias [perintah cli]=[nama alias]

Melihat daftar alias yang telah dibuat: $alias


Menghapus alias yang telah dibuat:$unalias [nama alias]

apt-cache:Untuk mencari aplikasi yang telah didownload oleh apt-get.
$apt-cache search [nama aplikasi]

apt-get: Untuk menginstall atau uninstall aplikasi di linux, sebagian keluarga linux yang menggunakan adalah debian dan turunannya.

Instalasi paket software dengan apt-get dapat menggunakan perintah berikut: $apt-get install [software]

Menghapus paket sofware: $apt-get remove [software]
$apt-get purge [software]

Untuk mengecek pembaruan dari aplikasi yang terinstall di linux.:$apt-get update

Untuk memperbarui aplikasi di linux, biasanya digunakan setelah apt-get update.: $apt-get upgrade

bg: Untuk maminta sebuah proses yang dihentikan sementara(suspend) agar berjalan di background. Dengan cara ini Anda telah membebaskan shell tapi tetap mempertahankan perintah lama berjalan di background. Lihat juga perintah fg.

cat:Menampilkan isi dari sebuah file di layar.
$cat [lokasi & nama file]

cd:pindah direktori. Jika tanpa opsi atau argument, berarti pindah ke direktori home user yang sedang login:
$cd:Pindah direktori pada satu level diatasnya:

$cd .. Pindah direktori ke lokasi tertentu:
$cd [lokasi]

chgrp:Perintah ini digunakan untuk merubah kepemilikan kelompok file atau direktori. Misalnya untuk memberi ijin pada kelompok atau grup agar dapat mengakses suatu file. Sintaks penulisannya adalah sbb:
#chgrp [grup baru] [file]

chmod:Digunakan untuk menambah dan mengurangi ijin pemakai untuk mengakses file atau direktori. Anda dapat menggunakan sistem numeric coding atau sistem letter coding. Ada tiga jenis permission/perijinan yang dapat dirubah yaitu:

r untuk read,
w untuk write, dan
x untuk execute.

Dengan menggunakan letter coding, Anda dapat merubah permission diatas untuk masing-masing u (user), g (group), o (other) dan a (all) dengan hanya memberi tanda plus (+) untuk menambah ijin dan tanda minus (-) untuk mencabut ijin. Sintaks penulisannya adalah sbb:

#chmod [u][g][o][a] [+/-][rwx] [file/folder]

Dengan menggunakan sitem numeric coding, permission untuk user, group dan other ditentukan dengan menggunakan kombinasi angka-angka, 4, 2 dan 1 dimana 4 (read), 2 (write) dan 1 (execute). Sintaks penulisannya adalah sbb:

#chmod [u][g][o] [file/folder]

Chown:Merubah user ID (owner) sebuah file atau direktori #chown [user id] [file]

cp:Untuk menyalin file atau copy. Misalnya untuk menyalin file1 menjadi file2:
$cp <file1><file2>

fg:Mengembalikan suatu proses yang dihentikan sementar(suspend) agar berjalan kembali di foreground. Lihat juga perintah bg diatas.

Find:Untuk menemukan dimana letak sebuah file. Perintah ini akan mencari file sesuai dengan kriteria yang Anda tentukan. Sintaksnya adalah perintah itu sendiri diikuti dengan nama direktori awal pencarian, kemudian nama file (bisa menggunakan wildcard, metacharacters) dan terakhir menentukan bagaimana hasil pencarian itu akan ditampilkan. Misalnya akan dicari semua file yang berakhiran .doc di current direktori serta tampilkan hasilnya di layar:
$find . -name *.doc -print

Contoh hasil:
. /public/docs/account.doc
. /public/docs/balance.doc
. /public/docs/statistik/prospek.doc
./public/docs/statistik/presconf.doc

grep:Global regular expresion parse atau grep adalah perintah untuk mencari file-file yang mengandung teks dengan kriteria yang telah Anda tentukan. Format perintah:

$grep <teks><file>

gzip:Ini adalah software kompresi zip versi GNU, fungsinya untuk mengkompresi sebuah file. Sintaksnya sangat sederhana:
$gzip <namafile>

Walaupun demikian Anda bisa memberikan parameter tertentu bila memerlukan kompresi file yang lebih baik, silakan melihat manual page-nya. Lihat juga file tar, unzip dan zip.

halt:Perintah ini hanya bisa dijalankan oleh super useratau Anda harus login sebagai root. Perintah ini untuk memberitahu kernel supaya mematikan sistem atau shutdown.

hostname:Untuk menampilkan host atau domain name sistem dan bisa pula digunakan
untuk mengeset -nama host sistem.
Contoh pemakaian:

$hostname

kill:Perintah ini akan mengirimkan sinyal ke sebuah proses yang kita tentukan.
Tujuannya adalah menghentikan proses. Format penulisan:
#kill <sinyal><pid>
PID adalah nomor proses yang akan di hentikan. Tidak tahu PID proses mana yang mau dibunuh? Cobalah bereksperimen dengan perintah:

ps: Perintah atau command ps (process status) di gunakan untuk menampilkan informasi proses yang sedang berjalan termasuk nomor PID (Process Identification Number) dari proses tersebut. Proses atau biasa disebut task akan berjalan jika ada sebuah aplikasi yang sedang dijalankan, setiap proses yang berjalan oleh system diberi nomor PID yang unik. Syntak dasar dari perintah ps adalah:
#ps [option]

Ketikkan perintah berikut untuk menampilkan semua prosess yang sedang berjalan
#ps -aux | less

less
Fungsinya seperti perintah more.

login: Untuk masuk ke sistem dengan memasukkan login ID atau dapat juga digunakan untuk berpindah dari user satu ke user lainnya.

logout: Untuk keluar dari sistem.

mesg: Perintah ini digunakan oleh user untuk memberikan ijin user lain menampilkan pesan dilayar terminal. Misalnya mesg Anda dalam posisi y maka user lain bisa menampilkan pesan di layar Anda dengan write atau talk.
$mesg y atau mesg n

mkdir: Membuat direktori baru, sama dengan perintah md di DOS.
Syntak dasar dari perintah ps adalah: $mkdir [nama folder]

more: Mempaging halaman, seperti halnya less

mount
Perintah ini akan me-mount filesystem ke suatu direktori atau mount-point yang telah ditentukan. Hanya superuser yang bisa menjalankan perintah ini. Untuk melihat filesystem apa saja beserta mount-pointnya saat itu, ketikkan perintah mount. Perintah ini dapat Anda pelajari di bab mengenai filesystem. Lihat juga perintah umount.
$mount

/dev/hda3 on / type ext2 (rw)

none on /proc type proc (rw)

/dev/hda1 on /dos type vfat (rw)

/dev/hda4 on /usr type ext2 (rw)

none on /dev/pts type devpts (rw,mode=0622)

mv
Untuk memindahkan file dari satu lokasi ke lokasi yang lain. Bila argumen yang kedua berupa sebuah direktori maka mv akan memindahkan file ke direktori tersebut. Bila kedua argumen berupa file maka nama file pertama akan menimpa file kedua. Akan terjadi kesalahan bila Anda memasukkan lebih dari dua argumen kecuali argumen terakhir berupa sebuah direktori.


$mv [lokasi asal] [lokasi tujuan]

nano: Salah satu editor di linux, seperti halnya notepad di windows. Contoh untuk mengedit suatu file.

$nano /etc/apt/sources.list
Setelah selesai untuk menyimpan menggunakan ctrl+o dan untuk keluar menggunakan ctrl+x

passwd

Digunakan untuk mengganti password. Anda akan selalu diminta mengisikan password lama dan selanjutnya akan diminta mengisikan password baru sebanyak dua kali. Password sedikitnya terdiri dari enam karakter dan sedikitnya mengandung sebuah karakter.

pwd : Print working directory, atau untuk menampilkan nama direktori dimana Anda saat itu sedang berada.

rm

Untuk menghapus file dan secara default rm tidak menghapus direktori. Gunakan secara hati-hati perintah ini terutama dengan option -r yang secara rekursif dapat mengapus seluruh file.

Sekali lagi: Hati-hati dengan perintah ini!

$ scp aku@192.168.1.1:/home/buku.txt /home/

rmdir

Untuk menghapus direktori kosong.

scp
Untuk menyalin file dari satu host ke host lainnya. contoh mengirim file buku.txt dari host 192.168.1.1 dengan user aku.

$scp aku@192.168.1.1:/home/buku.txt /home/

shutdown :Perintah ini untuk mematikan sistem, seperti perintah halt. Pada beberapa sistem anda bisa menghentikan komputer dengan perintah shutdown -h now dan merestart sistem dengan perintah shutdown -r now atau dengan kombinasi tombol Ctr-Alt-Del.

su

Untuk login sementara sebagai user lain. Bila user ID tidak disertakan maka komputer menganggap Anda ingin login sementara sebagai super user atau root. Bila Anda bukan root dan user lain itu memiliki password maka Anda harus memasukkan passwordnya dengan benar. Tapi bila Anda adalah root maka Anda dapat login sebagai user lain tanpa perlu mengetahui password user tersebut.

tail

Menampilkan 10 baris terakhir dari suatu file. Default baris yang ditampilkan adalah 10 tapi Anda bisa menentukan sendiri berapa baris yang ingin ditampilkan:

$tail [jumlah baris] [file file ....]

talk
Untuk mengadakan percakapan melalui terminal. Input dari terminal Anda akan disalin di terminal user lain, begitu sebaliknya.

tar
Menyimpan dan mengekstrak file dari media seperti tape drive atau hard disk.
File arsip tersebut sering disebut sebagai file tar. Sintaknya sebagai berikut:

$tar [aksi] [option] [file atau direktori]

Contoh:
$tar -czvf namaFile.tar.gz /nama/direktori/*

Perintah di atas digunakan untuk memasukkan semua isi direktori, lalu dikompres dengan format tar lalu di zip dengan gzip, sehingga menghasilkan sebuah file bernama namaFile.tar.gz

$tar -xzvf namaFile.tar.gz

Perintah di atas untuk mengekstrak file namaFile.tar.gz

umount
Adalah kebalikan dari perintah mount, yaitu untuk meng-unmount filesystem dari mount-pointnya. Setelah perintah ini dijalankan direktori yang menjadi mount-point tidak lagi bisa digunakan.

#umount [filesystem]

unalias
Kebalikan dari perintah alias, perintah ini akan membatalkan sebuah alias. Jadi untuk membatalkan alias dir seperti telah dicontohkan diatas, gunakan perintah:

$unalias dir
unzip
Digunakan untuk mengekstrak atau menguraikan file yang dikompres dengan zip. Sintaknya sederhana dan akan mengekstrak file yang anda tentukan:
$unzip [namafile]

Lihat juga perintah-perintah gzip dan unzip.

wall
Mengirimkan dan memberitahu tentang isi pesan dan menampilkannya di terminal tiap user yang sedang login. Perintah ini berguna bagi superuser atau root untuk memberikan peringatan ke seluruh user, misalnya pemberitahuan bahwa server sesaat lagi akan dimatikan.

#wall Dear, everyone..... Maaf server akan saya matikan 10 menit lagi.

who
Untuk menampilkan siapa saja yang sedang login dan aktif / sedang menjalankan program . Perintah ini akan menampilkan informasi mengenai login name, jenis terminal, waktu login dan remote hostname untuk setiap user yang saat itu sedang login. Misalnya:
who
root ttyp0 May 22 11:44
flory ttyp2 May 22 11:59
pooh ttyp3 May 22 12:08

xhost +
Perintah ini digunakan untuk memberi akses atau menghapus akses(xhost -) host atau user ke sebuah server X.

xset
Perintah ini untuk mengeset beberapa option di X Window seperti bunyi bel, kecepatan mouse, font, parameter screen saver dan sebagainya. Misalnya bunyi bel dan kecepatan mouse dapat Anda set menggunakan perintah ini:

$xset b [volume] [frekuensi] [durasi dalam milidetik] $xset m [akselerasi] [threshold]

zip
Perintah ini akan membuat dan menambahkan file ke dalam file arsip zip. Lihat juga perintah gzip dan unzip.

Sistem File Linux


Pada sebuah komputer, seluruh informasi yang tersimpan di dalam media penyimpanan seperti hard disk, disket, flash drive, dll adalah sebuah file. Pada GNU/Linux, seluruh program, dokumen, konfigurasi system-seluruhnya tersimpan di dalam file-file, sehingga di dalam hard disk dapat tersimpan ratusan atau bahkan ribuan file. Semuanya terorganisasi dalam sebuah system file (file system) GNU/Linux. System file GNU/Linux berbeda dengan system file yang digunakan oleh system operasi lain seperti MS Windows atau Macintosh.

Seluruh perangkat hard drive dipandang sebagai sebuah file. GNU/Linux menggunakan 3 tipe utama dari objek sebagai media penyimpanan informasi, yaitu:

Files
File-file yang menjalankan program disebut dengan file executable atau file biner. File biner. File biner biasanya diletakkan pada direktori /bin (singkatan dari binary), atau di direktori /sbin (singkatan dari system binaries). 
Links:Penunjuk ke file lain.
Directories
Kumpulan file, links, dan direktori lain.


1. Memahami Nama File yang Digunakan GNU/Linux

Penamaan file, links, dan direktori GNU/Linux mengikuti aturan berikut. Tidak boleh lebih dari 256 karakter dan nama path/direktori tidak boleh lebih dari 4096.

Case sensitive, GNU/Linux membedakan karakter huruf besar dan kecil.

Misalkan: ‘data’ akan berbeda dengan ‘DATA’.

Dapat menggunakan huruf maupun angka. Namun, untuk menghindari kesalahan penulisan sebaiknya tidak menggunakan karakter ‘#’ karena kalimat setelah karakter tersebut akan dianggap sebagai komentar. Menggunakan slash forward (/) untuk identifikasi sebuah direktori.

2. Memahami Ekstensi File GNU/Linux

GNU/Linux dapat membaca ekstensi file dari system operasi lain seperti jpg untuk file gambar, html untuk file web, doc untuk word processor Microsoft Windows, dll. Penjelasan tentang ekstensi file yang digunakan Debian GNU/Linux sebagai berikut:

Dalam Linux,  File Server dikenal dengan Samba Server

File server sangat berperan penting dalam melakukan file sharing, terlebih dalam jaringan yang menggunakan sistem operasi berbeda dengan Linux, khususnya untuk system operasi Windows. Tidak seperti protocol ftp,protocol samba ini hanya digunakan untuk file sharing sekala kecil (Jaringan Lokal).

File server yang di kenal dengan Samba server adalah standar pada hampir semua distro Linux dan umumnya termasuk sebagai layanan sistem dasar pada sistem operasi berbasis Unix lainnya. Samba dirilis di bawah GNU (General Public License). Nama Samba berasal dari SMB (Server Message Block).

SMB (Server Message Block) merupakan protokol standar yang dibuat oleh microsoft yang digunakan pada sistem Windows. Fungsi SMB dalam Windows adalah sebagai protokol yang digunakan untuk membagi data, baik dari perangkat CD-ROM, hard disk, maupun perangkat keluaran seperti printer dan plotter untuk dapat digunakan bersama-sama.

Untuk keperluan yang sama Linux juga mengembangkan sebuah program yang mempunyai fungsi yang sama seperti SMB pada Windows. Samba merupakan paket program yang berjalan pada sistem Linux yang mampu menerapkan protokol SMB pada platform Linux. Samba mampu bertindak sebagai jembatan yang menghubungkan dua komputer yang menggunakan sistem operasi yang berbeda, misalnya Windows dengan Linux

Cara Kerja File Server atau Samba Server

Samba terdiri atas dua program yang berjalan di background: SMBD dan NMBD. Secara singkat dapat disebutkan bahwa SMBD adalah file server yang akan menghasilkan proses baru untuk setiap client yang aktif sementara NMBD bertugas mengkonversi nama komputer (NetBIOS) menjadi alamat IP sekaligus juga memantau share yang ada di jaringan. Kerja SMBD sendiri diatur melalui file konfigurasi /etc/samba/smb.conf. Dengan membuat file konfigurasi yang tepat, Samba dapat dijadikan file server, print server, domain controller, dan banyak fungsi lainnya.

Letak keunggulan Samba, karena setiap proses RPC (Remote Procedure Call) membutuhkan satu protokol transport, maka begitu kita install protokol TCP/IP di Windows, kemudian kita jadikan IP address Samba sebagai WINS (Windows Internet Name Server) dari komputer itu, maka… voala… Windows akan menganggap mesin LINUX kita sebagai Windows.

WINS itu sendiri tidak lain adalah NetBIOS Name Service (NBNS). Yang melakukan proses Name Resolution dan Browsing. Memang, WINS = NBNS, yang merupakan servis di mana NetBIOS Name di-resolve ke IP address, mirip seperti DNS (Domain Name Service) yang me-resolve IP adress ke host name.


Manfaat Samba Server
Sampai saat ini belum ada bahkan belum dikembangkan program sejenis yang mampu bertindak seperti samba, yang menghubungkan jaringan dengan sistem operasi yang berbeda seperti Linux dan Windows. Kemampuan dan kelebihan samba dapat disimpulkan sebagai berikut:

1. Samba merupakan program yang bersifat open source dengan lisensi GNU / GPL (General Public Licence) , sehingga Anda bebas menggunakannya baik untuk pribadi maupun untuk komunitas yang besar seperti perkantoran maupun instansi pendidikan
2. Samba mampu menjembatani sistem operasi yang berbeda, yaitu komputer dengan sistem operasi Linux (Unix) dan Windows.
3. Samba mampu mengoptimalkan mesin Linux seperti PDC(Primary Domain Controler), sehingga memiliki kemampuan yang mirip denagn kemampuan yang dimiliki oleh Windows NT.
4. Samba dapat digunakan untuk saling berbagi sumber daya data baik dari CD-ROM, hard disk, disket, maupun perangkat penyimpanan lain, seperti flash disk dan lain sebagainya.
5. Samba mampu menangani pembagian sumber daya perangkat keluaran seperti printer dan plotter, sehingga peralatan ini dapat digunakan secara bersama dalam jaringan.
6. Samba mengizinkan komputer Windows untuk mengakses driver yang dimiliki oleh komputer Linux.


Konfigurasi SAMBA(Download Di Sini)



Reactions:

0 Komentar di Sini:

Posting Komentar

Nuhun sudah komentar