Melayani Dengan Nurani

IA

Java

Pendahuluan


Pemrograman Java merupakan pemrograman berorientasi objek.  Pemrograman berorientasi objek (Inggris: object-oriented programming disingkat OOP) merupakan paradigma pemrograman yang berorientasikan kepada objek.

Pemrograman  java mendefinisikan tipe data dari sebuah struktur data dan jenis operasi (fungsi) yang dapat diterapkan pada struktur data. Dengan cara ini, struktur data menjadi objek yang meliputi data dan fungsi.

Selain itu, pemrogram dapat membuat hubungan antara satu objek dengan objek lainnya. Sebagai contoh, objek dapat mewarisi karakteristik dari objek lain.

Object adalah gabungan antara beberapa data dan fungsi yang masing-masing bekerja bersama-sama dan tidak dapat dipisahkan. Gabungan dari data dan fungsi tersebut akan membentuk suatu object-object yang aktif. Dari kumpulan beberapa object yang sama akan membentuk struktur baru yang disebut class.

Konsep dasar object (object Oriented) meliputi tiga hal :
  1. Is Identical (because Object has own unique ID), yaitu object tersebut mempunyai identitas tersendiri dapat dibedakan dengan yang lain
  2. Has Behavior (because Object has Method), yaitu object itu mempunyai cara, aturan, prilaku atau sifat-sifat yang khusus tertentu.
  3. Has State (because Object has instance parameter), object mempunyai keadaan tertentu yang dapat menerima masukan dengan suatu ukuran tertentu
Secara umum relasi suatu object dengan object yang lain dapat dibedakan menjadi tiga dasar hubungan yaitu
  1. Is-a (Generalization, Realization: Inheritance).: Hubungna secara umum, sifat bawaan
  2. Has-a (Association) : Mempunyai asosiasi yang sama. 
  3. Others (Association , Dependency) : Mempunyai keterkaitan
Setiap objek mempunyai sifat yang melekat pada identitasnya, sehingga dua objek dapat berbeda walaupun semua nilai atributnya identik.

contoh : Singa merupakan objek dari binatang buas, Manusia merupakan objek dari makhluk hidup ciptaan Allah SWT, keyboard merupakan objek dari perangkat keras komputer, mobil merupakan objek dari alat transportasi.  

Klasifikasi berarti suatu kegiatan mengumpulkan data (atribut) dan prilaku (operasi) yang mempunyai struktur data sama ke dalam satu grup yang disebut kelas. Sesuai dengan contoh di atas maka hewan buas, makhluk hidup, komputer, dan alat transportasi adalah contoh dari kelas.

Perbandingan Pemrograman Berorientasi Obyek dengan Pemrograman Terstruktur


Jenis paradigma dalam bahasa pemrograman meliputi 4 hal yaitu:
  • Pemrograman tidak terstruktur atau Programming Monolithic
  • Pemrograman prosedural
  • Pemrograman struktural
  • Pemrograman Berorientasi Objek
Pemrograman tidak terstruktur atau Programming Monolithic :
  1. Seluruh permasalahan ini diselesaikan sebagai blok tunggal.
  2. Semua data bersifat global dan tidak ada keamanan.
  3. Perintah melompat diperbolehkan dengan perintah jump dan banyak menggunakan perintah go to
  4. Cocok untuk permasalah kecil.
  5. Sulit untuk melacak kesalahan program
Contoh bahasa pemrograman yang termasuk dalam Programming Monolithic adalah Assembly Language, BASIC.

Pemrograman prosedural
  1. Masalah yang diberikan dibagi dalam beberapa sub masalah tergantung pada fungsinya.
  2. Sub masalah disebut prosedur atau Metode.
  3. Prosedur apapun dapat dipanggil pada setiap saat selama pelaksanaan program.
  4. Program ini memiliki variabel global dan lokal


Fitur Pemrograman berorientasi prosedur:
  1. Program besar yang terbagi dalam fungsi kecil atau Prosedur.
  2. Menggunakan Pendekatan pemrograman Top-Down.
  3. Data bergerak bebas dari satu fungsi ke yang lain.
  4. Sebagian besar fungsi berbagi data umum.
  5. Penekanan diberikan untuk algoritma.
Pemrograman Terstruktur
  1. Program ini dibagi menjadi modul dan modul tersebut kemudian dibagi menjadi fungsi.
  2. Penggunaan Pernyataan goto dihapus atau dikurangi.
  3. Setiap modul dapat bekerja independen satu sama lain.


Paradigma Pemrograman Berorientasi Objek
  1. Program ini dibagi menjadi jumlah unit kecil yang disebut Object.
    Data dan fungsi merupakan properti objek.
  2. Data dari objek hanya dapat diakses oleh fungsi yang terkait dengan objek tersebut.
  3. Fungsi satu objek dapat mengakses fungsi objek lain.
Fitur pemrograman berorientasi obyek
  1. Penekanan diberikan pada data daripada prosedur.
  2. Masalah dibagi menjadi obyek.
  3. Struktur data dirancang sedemikian rupa sehingga mereka mengatur objek.
  4. Data dan fungsi yang diikat bersama-sama.
  5. Penyembunyian data adalah mungkin.
  6. Data baru dan fungsi dapat dengan mudah dibuat.
  7. Obyek dapat berkomunikasi satu sama lain dengan menggunakan fungsi.
  8. Pendekatan bottom-up yang digunakan dalam membuat program
Perbedaan/perbandinga program strukural/prosedural dengan program Java

Pemrograman terstruktur
  • Pendekatan top-down 
  • Fokus adalah pada algoritma dan kontrol aliran.Pemrograman 
  • Program dibagi menjadi beberapa sub modul atau fungsi atau prosedur. 
  • Fungsi yang independen satu sama lain. 
  • Tidak ada penerima yang ditunjuk dalam panggilan fungsi. 
  • Data dan fungsi sebagai dua entitas yang terpisah Views.
  • Pemeliharaan mahal. 
  • Reuse Software tidak mungkin. 

Pemrograman Java Berorientasi Obyek
  • Pendekatan bottom-up yang diikuti. 
  • Fokus pada model objek. 
  • Program ini diselenggarakan dengan memiliki sejumlah kelas dan objek.
  • Setiap kelas berhubungan secara hirarkis. 
  • Ada penerima yang ditunjuk untuk setiap lewat pesan. 
  • Data dan fungsi sebagai satu kesatuan pandangan. 
  • Pemeliharaan relatif lebih murah. 
  • Membantu dalam penggunaan kembali perangkat lunak. 

Sejarah Pemrograman Bahasa Java

Java diciptakan oleh suatu tim yang dipimpin oleh Patrick Naughton dan James Gosling dalam suatu proyek dari Sun Micro system yang memiliki kode Green dengan tujuan untuk menghasilkan bahasa komputer sederhana yang dapat dijalankan di peralatan sederhana dengan tidak terikat pada arsitektur tertentu. Mulanya disebut OAK, tetapi karena OAK sendiri merupakan nama dari bahasa pemrograman komputer yang sudah ada. Maka Sun mengubahnya menjadi Java.

Sun kemudian meluncurkan browser dari Java yang disebut Hot Java yang mampu menjalankan applet. Setelah itu teknologi Java diadopsi oleh Netscape yang memungkinkan program Java dijalankan di browser Netscape yang kemudian diikuti Internet Explorer.

Karena keunikanya dan kelebihanya, teknologi Java mulai menarik banyak vendor seperti IBM,Symantec, Inprise, dll.Sun merilis versi awal Java secara resmi pada awal tahun 1996 yang kemudian terus berkembang hingga muncul JDK 1.1, kemudian JDK 1.2 yang mulai disebut sebagai versi Java2 karena banyak mengandung peningkatan dan perbaikan.

Perubahan utama adalah adanya Swing yang merupakan teknologi GUI (Graphical User Interface ) yang mampu menghasilkan window yang portabel. Dan pada tahun 1998 – 1999 lahirlah teknologi J2EE.Diawali dengan servlet dan EJB kemudian diikuti JSP. Java juga menjadi lebih cepat populer di lingkungan server side dikarenakan kelebihanya di lingkungan

Arsitektur Teknologi Java
Sebagai sebuah platform, Java terdiri atas dua bagian utama, yaitu:

Java Virtual Machine (JVM)

JVM adalah sebuah mesin imajiner (maya) yang bekerja dengan menyerupai aplikasi pada sebuah mesin nyata. JVM menyediakan spesifikasi hardware dan platform dimana kompilasi kode Java terjadi.  Spesifikasi inilah yang membuat aplikasi berbasis Java menjadi bebas dari platform manapun karena proses kompilasi diselesaikan oleh JVM.

Aplikasi program Java diciptakan dengan file teks berekstensi .java.Program ini dikompilasi menghasilkan satu berkas bytecode berekstensi .class atau lebih.

Bytecode adalah serangkaian instruksi serupainstruksi kode mesin.Perbedaannya adalah kode mesin harus dijalankan pada sistem komputerdimana kompilasi ditujukan,sementara bytecode berjalan pada java interpreter yang tersedia di semua platform system komputer dan system operasii

Java Application Programming Interface (JavaAPI).
    A Java virtual machine (JVM) is an abstract computing machine. There are three notions of the JVM: specification, implementation, and instance. An instance of the JVM can execute any executable computer program compiled into Java bytecode. It is the code execution component of the Java platform.

    Java bersifat neutral architecture karena dengan Java Compiler dapat mengkompilasi kode program Java  yang dirancang untuk menghasilkan kode yang netral terhadap semua arsitektur perangkat keras yang disebut sebagai Java Bytecode

    In computer programming, an application programming interface (API) is a set of routines, protocols, and tools for building software applications. An API expresses a software component in terms of its operations, inputs, outputs, and underlying types. An API defines functionalities that are independent of their respective implementations, which allows definitions and implementations to vary without compromising each other. The API specifies how software components should interact. An API is used when programming graphical user interface (GUI) components. A good API makes it easier to develop a program by providing all the building blocks. A programmer then puts the blocks together.

    Step1 : Create a source document using any editor and save file as .java (e.g. abc.java)
    Step2 : Compile the abc.java file using “javac” command or eclipse will compile it automatically.
    Step3 : Byte Code (abc.class) will be generated on disk.

    Java requires the source code of your program to be compiled first. It gets converted to either machine-specific code or a byte code that is understood by some run-time engine or a java virtual machine.

    Not only will the program be checked for syntax errors by a Java compiler, but some other libraries of Java code can be added (linked) to your program after the compilation is complete (deployment stage).

    Let’s get familiar with various terminologies used by java programmers.

    JDK (Java Development Kit) : JDK contains JRE along with various development tools like Java libraries, Java source compilers, Java debuggers, bundling and deployment tools

    JRE (Java Runtime Environment) : It is part of JDK but can be used independently to run any byte code (compiled java program). It can be called as JVM implementation.

    JVM (Java Virtual Machine) : ‘JVM’ is software that can be ported onto various hardware platforms. JVM will become instance of JRE at run time of java program. Byte codes are the machine language for the JVM. Like a real computing machine, JVM has an instruction set which manipulates various memory areas at run time. Thus for different hardware platforms one has corresponding implementation of JVM available as vendor supplied JREs.

    Java API (Application Programming Interface) : Set of classes’ written using Java programming language which runs on JVM. These classes will help programmers by providing standard methods like reading from console, writing to console, saving objects in data structure etc.

    Advantages of Java programming language (Keunggulan bahasa java)

    1. Built-in support for multi-threading, socket communication, and memory management (automatic garbage collection).
    2. Object Oriented (OO).
    3. Better portability than other languages across operating systems.
    4. Supports Web based applications (Applet, Servlet, and JSP), distributed applications (sockets, RMI, EJB etc.) and network protocols (HTTP, JRMP etc.) with the help of extensive standardized APIs (Application Programming Interfaces).
    Sun membagi arsitektur Java membagi tiga bagian, yaitu:
    1. Enterprise Java (J2EE) untuk aplikasi berbasis web, aplikasi sistem tersebar dengan beraneka ragam klien dengan kompleksitas yang tinggi. Merupakan superset dari Standar Java
    2. Standar Java (J2SE), ini adalah yang biasa dikenal sebagai bahasa Java.
    3. Micro Java (J2ME) merupakan subset dari J2SE dan salah satu aplikasinya yang banyak dipakai adalah untuk wireless device / mobile device.
    Beberapa fitur yang ditawarkan Java API antara lain sebagai berikut :
    1. Applet
      Program Java yang dapat berjalan di atas browser, yang dapat membuat halaman HTML lebih dinamis dan menarik.
    2. Java Networking
      Sekumpulan API (Application Programming Interface) yang menyediakan fungsi– fungsi untuk aplikasi – aplikasi jaringan, seperti penyediaan akses untuk TCP,UDP,IPAdrressdanURL. Tetapi Java Networking tidak menyediakan akses untuk ICMP dikarenakan alasan sekuriti dan pada kondidi umum hanya administrator ( root ) yang bisa memanfaatkan protokol ICMP.
    3. JavaDatabase Connectivity (JDBC)
      JDBC menyediakan sekumpulan API yang dapat digunakan untuk mengakses database seperti Oracle, MySQL, PostgreSQL, Microsoft SQL Server.
    4. Java Security
      Java Security menyediakan sekumpulan API untuk mengatur security dari aplikasi Java baik secara high level atau low level, seperti public/private key management dan certificates.
    5. JavaSwing
      Java Swing menyediakan sekumpulan API untuk membangun aplikasi–aplikasi GUI (GraphicalUserInterface) dan model GUI yang diinginkan bisa bermacam–macam, bisa model Java, model Motif/CDE atau model yang dependent terhadap platform yang digunakan.
    6. Java RMI
      Java RMI menyediakan sekumpulan API untuk membangun aplikasi – aplikasi Java yang mirip dengan model RPC (Remote Procedure Call) jadi object - object Java bisa di call secara remote pada jaringan komputer.
    7. Java2D/3D
      Java 2D/3D menyediakan sekumpulan API untuk membangun grafik – grafik 2D/3D yang menarik dan juga akses ke printer.
    8. Java Server Pages
      Berkembang dari Java Servlet yan digunakan untuk menggantikan aplikasi – aplikasi CGI, JSP (Java Server Pages) yang mirip ASP dan PHP merupakan alternatif terbaik untuk solusi aplikasi Internet.
    9. JNI (Java Native Interface)
      JNI menyediakan sekumpulan APIyang digunakan untuk mengakses fungsi – fungsi pada library (*.dll atau *.so) yang dibuat dengan bahasa pemrograman yang lain sepertiC,C++,dan Basic.
    10. JavaSound
      Java Sound menyediakan sekumpulan API untuk manipulasi sound.
    11. Java IDL + CORBA
      Java IDL (Interface Definition Language) menyediakan dukungan Java untuk implementasi CORBA (Common Object Request Broker) yang merupakan model distributed-Object untuk solusi aplikasi besar di dunia networking.
    12. JavaCard
      Java Card utamanya digunakan untuk aplikasi – aplikasi pada smart card, yang sederhana wujudnya seperti SIM Card pada handphone.
    13. JTAPI (Java Telephony API)
      Java Telepony API menyediakan sekumpulan API untuk memanfaatkan devices – devices telepony, sehingga akan cocok untuk aplikasi – aplikasi CTI (Computer Telephony Integration) yang dibutuhkan seperti ACD (Automatic Call Distribution)
    Persiapan awal untuk pemrograman Java.

    1.  Persiapan instalasi program  java sebagai berikut :

    Langkah pertama kita download Java dari Oracle  disini untuk download
    Setelah selesai download. Silahkan Instal JAVA nya. Setelah selesai di install kita setting path java nya agar bisa execute di path mana saja. Cara Setting Path:

    1. Klik kanan my computer -> pilih Advance System Setting -> Pilih Environment Variabels 

    Environment Variabel adalah untuk mensetting path URL java
    2. Pilih Path, lalu pilih edit.
    3. Masuk windows explorer, masuk ke folder java C:\Program Files\Java\jdk1.6.0_33\bin

    Windows Explorer Lokasi Instal Java 
    4. Copy Url java di atas, C:\Program Files\Java\jdk1.6.0_33\bin
    5. Masukan kedalam Path, Edit yg ada di environment variables lalu pastekan. Dan tambahkan ; (titik koma) di belakang url tersebut.
    6. Restart Komputer
    7. Buka CMD(Command Prompt) lalu ketikan Java, maka akan muncul di bawah ini.

    Command Java pada cmd untuk melihat java telah terinstal 
    8. Ketikan JAVAC, maka akan muncul seperti di bawah ini:

    Command JAVAC pada cmd untuk melihat fungsi java bisa di compile di mana saja 
    Jika semua command berjalan sesuai yang di atas maka Instalasi Java dengan setting path sukses di lakukan.

    Fase-Fase pemrograman Java
    Gambar  ini menjelaskan aliran proses kompilasi dan eksekusi sebuah program Java






    Langkah pertama dalam pembuatan sebuah program berbasis Java adalah menuliskan kode program pada texteditor. Contoh text editor yang dapat digunakan antara lain : Netbeans, notepad, vi, emacs dan lain sebagainya.Kode program yang dibuat kemudian tersimpan dalam sebuah berkas berekstensi .java. Setelah membuat dan menyimpan kode program,kompilasi file yang berisi kode program tersebut dengan menggunakan JavaCompiler. Hasildari kompilasi berupa berkas byte code dengan ekstensi .class. Berkas yang mengandung byte code tersebut kemudian akan dikonversikan oleh Java Interpreter menjadi bahasa mesin sesuai dengan jenis dan platform yang digunakan.

    2. Instalasi Program Java SDK dan IDE Netbeans
    Java SDK dan NetBeans diperlukan jika anda hendak mulai membuat program dengan bahasa pemrograman Java. JavaSDK adalah platform dasar Java yang diperlukan agar komputer atau laptop dapat digunakan untuk mengeksekusi kode-kode programbahasa Java, sedangkan NetBeans adalah aplikasi editor terpadu (IDE atau Integrated Develepment Environment) yang akan banyak mempermudah dalam membuat aplikasi karena menyediakan kontrol-kontrol visual yang penting dalam pemrograman desktop (atau lebih dikenal sebagai pemrograman visual).

    Dasar dan Aturan Pemrograman Berorientasi Obyek

    Dengan memahami dasar dan aturan OOP diharapkan yang belajar :

    1) Mengidentifikasi bagian dasar dari program Java.
    2) Memahami perbedaan antara syntax error dan runtime error.
    3) Menganalisis Java literal, keyword,tipe data dasar, dan tipe variabel

    1) Bagan dasar program java




    1. Package

    Perintah java yang digunakan untuk memberitahukan bahwa suatu class adalah   anggota   dari   package,
    sedangkan   namaPackage   dapat berupa  susunan  direktori  tempat dimana  file  class  disimpan  atau
    nama folder.

    2. Import
    Perintah import digunakan untuk memberitahukan kepada program untuk mengacu pada class-class yang terdapat pada package tersebut dan bukan menjalankan  class-class  tersebut.  Dalam  program,  dapat  diimport  classclass tertentu saja dan dapat pula mengimport semua class yang terdapat pada package.

    3. Class
    Merupakan  bentuk  logis  yang  menjadi  landasan  bangun  seluruh bahasa pemograman berorientasi object. Class mendefinisikan bentuk dan perilaku object. Class merupakan contoh abstrak dari sebuah object yang telah terbentuk dari proses penyederhanaan. Dengan kata lain class merupakan cikal bakal dari object. Kemudian contoh nyata atau perwujudan dari sebuah object dinamakan instance.

    4. Data dan Methode 
    Data merupakan identitas yang berupa variabel yang menjelaskan properti dari class. Metoda adalah sekumpulan instruksi untuk menjalankan data yang diberi nama dan dapat dipanggil dari manapun di dalam program dengan menuliskan nama metoda tersebut.

    5. Program utama
    Salah  satu  metoda  yang  paling  penting  di  dalam  bahasa  Java  adalah  metoda main. Metoda main harus dideklarasikan sendiri oleh programmer di dalam sebuah kelas. Kelas yang mempunyai metoda main disebut dengan kelas  main (main  class),  akan  tetapi  tidak  semua  kelas  Java  harus mempunyai metoda main. Interpreter Java akan meminta metoda main saat program aplikasi dieksekusi.

    public  class  HelloSMK
    {
    /**
    *  Program  Pertama
    */
    public  static  void  main(String[]  args)
    {
     //Menampilkan  kalimatSMK  Bisa!!!
    System.out.println("SMK  Bisa!!!"); 
    }
    }

    Keterangan program

    Baris pertama kode:

    public  class  HelloSMK menandakan   nama   class   yaitu HelloSMK.  Dalam  Java ,  semua  kode
    seharusnya  ditempatkan  di  dalam deklarasi class. Kita melakukannya dengan  menggunakan  kata  kunci class.

    Sebagai  tambahan,  class  menggunakan  access  specifier  public,  yang mengindikasikan bahwa class kita mempunyai akses bebas ke class yang lain dari package yang lain pula (package merupakan kumpulan class-class).

    Baris berikutnya yaitu yang terdiri atas kurung kurawal {menandakan awal blok. Pada kode ini,kita menempatkan    kurung kurawal pada baris    selanjutnya setelah deklarasi   class, bagaimanapun, kita dapat juga meletakkan kurung kurawal ini setelah baris pertama dari kode yang kita tulis. Jadi, kita dapat menulis kode kita sebagai berikut:
    public  class  HelloSMK
    {
    atau
    public  class  HelloSMK  {
    Tiga  baris  selanjutnya  menandakan adanya  komentar  Java.  Komentar  adalah sesuatu yang digunakan untuk mendokumentasikan setiap bagian dari kode yang ditulis.  Komentar  bukan  merupakan  bagian  dari  program  itu  sendiri,  tetapi digunakan untuk tujuan dokumentasi.  Komentar itu sendiri dapat ditambahkan pada  kode  yang  Anda  tulis  sebagai  petunjuk  yang  dapat  membantu  proses pembelajaran pemrograman yang baik.
    /**
    *  Program  Pertama
    */
    Komentar  dinyatakan  dengan  tanda  “/*”  dan  “*/”.  Segala  sesuatu  yang  ada
    diantara  tanda  tersebut  diabaikan  oleh  compiler  Java,  dan  mereka  hanya dianggap sebagai komentar.

    Baris selanjutnya,  public  static  void  main(String[]  args)  {atau dapat juga ditulis sebagai berikut,

    public  static  void  main(String[]  args)
    {
    Mengindikasikan nama suatu method dalam class HelloSMK yang bertindak sebagai method utama. Method utama adalah titik awal dari suatu program Java. Semua program kecuali applet yang ditulis dalam bahasa Java dimulai dengan method utama.

    Yakinkan  untuk  mengikuti  kaidah  penulisan  tanda  yang  benar.  Baris selanjutnya juga merupakan komentar,  //Menampilkan  kalimatSMK  Bisa!!!

    Sekarang  kita  mempelajari  2  cara  untuk  membuat  komentar.  Cara  pertama  adalah dengan menempatkan komenta rdalam /* dan */,dan cara yang lain adalah dengan menuliskan tanda//pada awal komentar. Baris selanjutnya,  System.out.println("SMK  Bisa!!!");  menampilkan     teks “HelloWorld!”padalayar.Perintah System.out.println(), menampilkan teks yang diapit oleh tanda doublepute(“”) pada layar. Dua baris terakhir yang terdiri atas dua kurung kurawal digunakan untuk menutup method utama dan masing-masing class secara berurutan. 

    ELEMEN-ELEMEN DASAR DALAM BAHASA JAVA

    1. Komentar.

    a. Untuk satu baris komentar  adalah  //  ini  komentar satu baris
    b. Untuk beberapa baris komenar adalah :  /*   dan diakhri dengan     */
    c. Untuk keperluan dokumentasi : tandanya  adalah  /**     dan diakhiri  */   ini digunakan untuk program java doc

    2. Blok Program
    Yaitu suatu tanda untuk mengelompokan satu atau lebih statemen(pernyataan/perintah) kedalam satu blok program. Caranya yaitu dengan menggunan tanda  {   dan   } <- braces

    3. Separator
    Meliputi :
    1. Simbol  ( ) dinamakan Parentheses  atau tanda kurung, tanda ini berguna untuk mengisikan daftar parameter di dalam method atau untuk mengapit sebuah eskpresi dalam operasi tertentu (misal operasi aritmatika)

    2. Simbol { } dinamakan Braces atau namanya kurung kurawal  berguna untuk membuat blok program seperti kelas, method, kontrol pemilihan,  kontrol pengulangan dan digunakan juga untuk mengisikan nilai inisial pada deklarasi array.  contoh array :    int[] A = { 1, 2, 3 };

    3. Simbol [ ] dinamakan Bracket atau dinamai kurung siku berguna untuk mendeklarasikan sebuah array  dan untuk mengambil / mengisi nilai dari suatu elemen array.
    contoh :
    int[] B = new int[5];
    B[1] = 10 , B[2] = 15;

    4. Simbol  ; dinamakan semicolon atau dinamakan titik koma. Berguna untuk memisahkan statement atau perintah atau pernyataan.
    contoh :
    c = a ; a=b ; b= c ;

    5. Simbol dinamakan comma atau dinamakan koma. Digunakan untuk memisahkan variabel pada saat deklarasi.  Juga digunakan untuk membuat perintah/pernyataan looping atau for .
    contoh :
    int a, b, c ;
    for  (int i = 0; i < 3; i++, b + = 4)
    { ..... }

    6. Simbol  dinamakan Period atau dinamakan titik.  Berguna untuk memisahkan nama paket, subpaket, dan kelas. Simbol titik ini berguna pula untuk memisahkan data/method dari sebuah referensi objek.
    Contoh:
    import java.io.IOException;
    obj.x = 4;
    obj.getX( );

    4. Kata Kunci (Reserved word)

    Kata kunci adalah kata kata yang telah didefinisikan oleh compiler dan memilliki arti dan tujuan yang spesifik.

    Kata ini tidak boleh digunakan untuk membuat suatu variabel (pengenal/identifier), konstanta, kelas, maupun method
    Contoh kata : abstract, duble, int, super, this, throw, try, void, while, return, new, lont, import, if, goto, for




    0 comments:

    Posting Komentar

    Nuhun sudah komentar